Papua – Bank Dunia melaksanakan kegiatan misi Mid Term Review (MTR) program Pamsimas dengan mengunjungi sejumlah daerah di Papua, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan, tanggal 12 hingga 16 Februari 2019.

Pelaksanaan misi di Provinsi Papua dipimpin langsung oleh Task Team Leader Bank Dunia, George Soraya. Rombongan diterima oleh Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Bappeda Provinsi Papua, Verra A.P. Wanda, ST MSi di Kantor Bapeda Provinsi Papua. Dalam rombongan misi ada Direktur Pendayagunaan SDA dan TTG Kementerian Desa-PDTT, Ir. Leroy Samy Uguy, perwakilan Bappenas, Perwakilan Kementerian Keuangan, Danifansen Simanjuntak, Perwakilan Pemerintahan Desa Kemendagri, Andry, PPK wilayah III Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Novi Rindani, dan TA Monev NMC Agus Danardono.

Dalam ucapan selamat datang, Pjs. Kepala Bappeda Provinsi Papua menyampaikan, akses air minum di Provinsi Papua dengan 29 Kabupaten/Kota mencapai kurang lebih 54%.  Karenanya program Pamsimas sangat dibutuhkan bagi masyarakat Papua. Secara umum air tersedia cukup banyak di Papua namun masih membutuhkan treatment/pengolahan. Saat musim hujan tiba air berubah menjadi coklat. .

Pada kesempatan tersebut, George Soraya menyampaikan, Pamsimas merupakan program penyediaan air minum yang aman dan sanitasi yang layak bagi masyarakat perdesaan. Ia menambahkan, tolok ukur keberhasilan pemerintahan antara lain diukur dari pemenuhan kebutuhan air minum dan sanitasi.

Ia menekankan pentingnya data SIM untuk mengukur kinerja program Pamsimas, yang dapat diakses oleh siapa saja melalui situs web Pamsimas. Penting untuk melakukan validasi data yang akan ditampilkan dalam SIM sehingga terjaga akurasinya.

Sebagaimana disampaikan Novi Rindani, PPK Wilayah III Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kegiatan misi Bank Dunia dimaksudkan untuk memantau dan melihat secara bersama-sama perkembangan hasil kegiatan Pamsimas mulai tahun 2014, sejauhmana keberadaan sarana-prasarana yang telah dibangun dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Disamping itu, untuk melihat pelaksanaan Pamsimas di lapangan dan mencari solusi bersama bilamana ditemukan permasalahan di lapangan.

Selanjutnya rombongan melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Skoim Distrik Kemtuk Kabupaten Jayapura dan Kampung Saefen 4.2 dan Kampung Gudang Garam di Distrik Skanto Kabupaten Keerom, untuk mengetahui proses perencanaan program Pamsimas. Kedua kabupaten tersebut merupakan kabupaten peserta Pamsimas yang baru, ditetapkan berdasarkan SK Menteri PUPR No. 325/KPTS/M/2018 tanggal 3 Mei 2018 tentang Penetapan Kabupaten sasaran Program Pamsimas.

Di Kabupaten Keerom rombongan diterima Asisten II Setda Kabupaten Keerom, Hulman Sitinjak dan Kabid Fispra Bappeda Keerom, Suyitno, didampingi DPMU, Pakem, Dinas Kesehatan, Dinas PU, DPMK, dan Tim ROMS. Pemerintah Kabupaten Keerom menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dalam menyampaikan surat penetapan desa sasaran Pamsimas TA 2019. Namun ditegaskan, penduduk Keerom sangat membutuhkan air bersih, rata-rata air permukaan di Keerom tidak bisa dipergunakan untuk air minum. Dari 91 kampung yang ada di Keerom sebanyak 70 kampong belum bisa menikmati air bersih

Selanjutnya rombongan bergerak ke kabupaten di ujung timur bagian selatan yang berbatasan Negara Papua New Guinea, Kabupaten Merauke. Rombongan diterima oleh Sekretaris Bappeda Kab. Merauke, Fransiscus Tutur Prajitno, S.Pi.

Kepala Bappeda Kabupaten Merauke, Ir. Justina E Sianturi, MSi menyambut baik pelaksanaan kegiatan Misi Mid Term Review Program Pamsimas III di Kabupaten Merauke. Program Pamsimas memberikan pembelajaran yang baik bagi pemerintah kabupaten dan masyarakat khususunya untuk lokasi kampung-kampung pasca. Pemerintah Kabupaten Merauke mendukung pencapaian akses universal air minum dan sanitasi dengan menyediakan penadanaan melalui dana DAK, APBD Kabupaten dan dana APBKampung.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPMU Kabupaten Merauke, Moch. Yunus Anis, S.ST mengiinformasikan, pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang telah menggangarkan dana APBD Non-Sharing untuk pelaksanaan Program Pamsimas III. Hal tersebut sebagai wujud perhatian dan komitem Pemerintah Daerah dalam menunjang pencapaian akses universal air minum dan sanitasi dengan melakukan replikasi Program Pamsimas. Jumlah Kampung replikasi saat ini ada 10 Kampung dengan total dana APBD Non-Sharing sebesar Rp. 3 Miliar, dan untuk TA 2019 disiapkan dana APBD Non-Sharing sebesar Rp 1,5 Miliar untuk pembangunan SPAM di lima kampong..

Rachmat T, District DC Kab. Merauke menambahkan, Pamsimas di Kab. Merauke dimulai 2013, hingga tahun 2016 sebanyak 10 kampung diintervensi melalui program Pamsimas. Sampai dengan tahun 2018 sebanyak 41 Kampung (10 Kampung replikasi) diintervensi program Pamsimas. Untuk tahun 2019 diusulkan 20 Kampung, 5 Kampung merupakan replikasi. Adapun kondisi sarana yang telah dibangun (2014-2017) secara keseluruhan menunjukkan 3 kampung dalam kondisi tidak berfungsi dan 1 kampung berfungsi sebagian.

Kunjungan ke Kabupaten Merauke sedikit banyak menyoroti issue seputar keberlanjutan sarana pasca program Pamsimas. Selama di Kabupaten Merauke, rombongan mengunjungi Kampung Sidomulyo, Kampung Matara, Kampung Ivima Had, dan Kampung Yabamaru.

Terkait issue keberlanjutan, dari sisi teknis perlu untuk memahami pentingnya proses identifikasi dan analisis situasi (IMAS) pada saat perencanaan khususnya terkait pemilihan opsi sarana air minum. Selain itu, penting melakukan kegiatan pemeriksaan kualitas air terhadap rencana sumber air yang akan digunakan, disamping melakukan uji debit terhadap sumber air. Secara kelembagaan perlu membangun kesadaran dan perilaku para Pengurus KPSPAMS. Untuk itu kepada fasilitator diharapkan dapat memberikan pendampingan yang optimal, dimulai dari proses membangun pola pikir dan kesadaran dari masyarakat tentang pentingnya lembaga yang bisa mengelola sarana dan prasarana air minum yang telah terbangun.

Di akhir kunjungannya di tanah Papua, George Soraya mewakili Bank Dunia memberikan apresiasi terhadap pemerintah kabupaten di Papua yang telah peduli dan mendukung pelaksanaan Program Pamsimas. (Rachmat T-DC Merauke/Sodiq-TA CD CB Papua/Adi W Bethel-PC Papua/Hartono Karyatin-Adv & Media Sp Pamsimas)