B arito Kuala, Kalsel – Senyum bahagia Pengurus KP-SPAMS, KKM dan Pemerintah Desa serta warga masyarakat terlihat saat menerima kedatangan rombongan Perum Bulog di Desa Sampurna Kecamatan Jejangkit dan Desa Pantai Hambawang Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala. Betapa tidak, kedua desa tersebut menerima bantuan untuk pembangunan/ pengembangan sarana air bersih. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Awaludin Iqbal selaku Kepala Divisi Regional Perum Bulog Kalimantan Selatan. Setiap desa mendapat alokasi bantuan sebesar Rp 100,000,000 (Seratus Juta Rupiah), yang diberikan dalam dua tahap, untuk tahap pertama telah diserahkan Rp 50,000,000 (Lima Puluh Juta Ruiah).

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung ke masing-masing desa pada hari Selasa (09/10/2018). Sebagaimana diinformasikan oleh Muklis, Staf Perum Bulog yang menangani CSR, untuk tahun 2018 Perum Bulog bersama PT Timah menyalurkan dana CSR bagi pemangunan sarana air bersih di Desa Sampurna dan Pantai Hamawang di Kaupaten Barito Kuala. Selain di barito Kuala, bantuan yang sama juga diberikan kepada Desa Banjang dan Desa Pulau Tani yang berada di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Sedangkan bantuan CSR dalam bentuk stimulan untuk pembangunan jamban sehat diberian kepada Desa Muara Pitap di Kabupaten Balangan. Penyerahan bantuan CSR bagi Kabupaten Hulu Sunggai Utara dan Balangan dilaksanakan tanggal 11 Oktober 2018.

Dalam acara penyerahan bantuan yang dilakukan di Balai Desa Sampurna, Awaludin Iqbal mewakili Perum Bulog Kalimantan Selatan mengatakan, Perum Bulog dengan visi “Bersama Menuju Kedaulatan Pangan,” pada tahun 2018 dipercaya sebagai PIC untuk pelaksanaan CSR, salah satunya berupa bantuan untuk pembangunan sarana air bersih dan pembangunan jamban sehat. Bantuan tersebut merupakan alokasi dana CSR dari Perum Bulog bersama PT Timah Indonesia. Awaludin menegaskan, bantuan CSR dengan tema “BUMN Hadir Untuk Negeri”, merupakan komitmen Perum Bulog, tidak hanya mengurusi ketahanan pangan, tetapi menjadi bagian dari atau bentuk pengabdian BUMN untuk negeri Indonesia.

Acara penyerahan bantuan disaksikan Staf Satker PSPAM Kalimantan Selatan, Tim ROMS Pamsimas Kalimantan Selatan yang diwakili TA CD-CB dan Tim Pamsimas Kabupaten, serta para Fasilitator Pamsimas. Satker PSPAM Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas peran Perum Bulog dan PT Timah Indonesia atas perhatian dan bantuannya bagi pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan pada lokasi Pamsimas. Ia juga menitip pesan melalui Perum Bulog agar kegiatan batuan CSR diinformasikan dalam Forum CSR untuk mendorong BUMN lainnya dalam mendukung pencapaian Universal Akses 2019.

TA CD CB Pamsimas Kalimantan Selatan, Zulkifli, menginformasikan kegiatan Pamsimas di Kalimantan Selatan. Ia menambahkan, program Pamsimas yang dilaksanakan di Kalimantan Selatan dari tahun 2008 sampai dengan 2017 telah menyasar pada 1.013 desa. Perkembangan pelaksanaan Pamsimas di Kalimantan Selatan dan keberlanjutan program Pamsimas dapat dilihat secara detail pada modul 7.3. Kinerja KP-SPAMS yang dapat diakses di situs web Pamsimas (www.pamsimas.org).

Ririn dari Satker PIP Pamsimas Kabupaten Barito Kuala menyambut baik dan memberikan penghargaan setingi-tinginya atas bantuan CSR dari Perum Bulog dan PT Timah Indonesia.  Ia mengharapkan, kerjasama dan kolaborasi yang baik, dapat dilanjutkan dan diperluas ke desa Pamsimas lainnya di Kabupaten Barito Kuala. Secara khusus ia menitipkan pesan agar Pemerintah Desa, KKM dan KP-SPAMS serta warga masyarakat agar menjaga amanah bantuan dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan, Kabupaten Barito Kuala memiliki “air berlimpah,” tetapi kondisi tanahnya yang mengandung gambut mempunyai tantangan dalam pengolahan air, diperlukan biaya yang tidak sedikit untuk mengolahnya. Namun, secara perlahan dengan bantuan dan kerja keras bersama, dengan dibantu peran fasilitator dalam mendampingi dan membimbing masyarakat di lapangan, masyarakat dapat mengolah air secara sederhana dengan model filterasi seperti yang dilakukan di Desa Sampurna dan Pantai Hambawang.

Diakhir sambutannya, Ririn menegaskan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala tetap komitmen dan mendukung dalam pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan, salah satunya melalui Program Pamsimas.

Awalaludin menyempatkan diri untuk melihat bangunan sarana air minum dengan proses pengolahan/filterasi dan mendapat penjelasan langsung dari Pengurus KP-SPAMS dan fasilitator.  Ia meninjau dan mencoba air yang sudah didistribusikan melalui perpipaan sambungan rumah (SR). Diinformasikan oleh Pengurus KP-SPAMS Desa Pantai Hambawang yang merupakan desa Pamsimas TA.2017, saat ini harga 1 meter kubik air adalah Rp 5.000 dan biaya beban Rp 5000 per bulan. Sampai dengan akhir September 2018 jumlah pelanggan SR sebanyak 28 SR.

Adanya bantuan melalui dana CSR untuk pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM) perdesaan, diharapkan akan menambah bangunan produksi untuk meningkatkan kapasitas produksi air yang dihasilkan sehingga akan mempermudah bagi masyarakat yang ingin mendapatkan sambungan rumah. (Zulkifli-CD CB Kalsel/Hartono Karyatin-Adv & Media Sp).