Aceh Timur-NAD, 27 Februari 2018 – Bupati Aceh Timur Hasbalah H.M. Thaib meninjau sekaligus meresmikan pemanfaatan sarana Penyediaan Air Minum Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun 2017 yang di pusatkan di Desa Meunasah Hagu, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Selasa (27/2)

Acara yang dihadiri antara lain Asisten Keistimewaan Aceh, Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Timur Usman A.Rahman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (DPUPR) Aceh Timur Ir.Mahyedin, Kepala Bappeda Aceh Timur DR.Maimun, S.E.Ak. M.Si, Kepala PDAM Tirta Persada Razali Budiman, Ketua TP-PKK Aceh Timur Hj.Fitriani, Perwakilan Roms 1 Provinsi Aceh Iwan Dasrianto,S.T.,M.T., utusan Satker PSPAMS dan PPMU Provinsi Aceh, DPMU, PPK & Satker PIP Aceh Timur, Tim Pamsimas Aceh Timur, Camat serta unsur terkait lainya.

Pada sambutan yang pertama dari Kepala Bappeda Aceh Timur, “4 Desa yang di bangun Pamsimas III tahun 2017 merupakan awal permulaan Pamsimas di Aceh Timur yaitu Desa Meunasah Hagu (Nurussalam), Panton Rayeuk (Banda Alam), Alue Gadeng (Birem Bayuen) dan Desa Seuneubok Bayu (Indra Makmur). Tahun 2018 akan di laksanakan di 15 Desa (12 APBN dan 3 APBD) yang tersebar di beberapa Kecamatan dengan total Pagu BLM Rp.3,7 milyar dengan target pemanfaat sebesar 10.186 jiwa”.

Pada kesempatan sambutan yang kedua, Bupati Aceh Timur Hasbalah H.M. Thaib atau yang akrab disapa Rocky menyampaikan “Pamsimas adalah Program pendukung dalam rangka menciptakan masyarakat hidup Bersih dan Sehat melalui Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasisis masyarakat. Sebuah bangunan seperti Pamsimas yang di bangun ini tidak akan bermakna tanpa di jaga dan di pelihara dengan baik oleh masyarakat, oleh karena itu kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membiasakan budaya gotong royong baik di tingkat Desa ataupun Kecamatan sehingga fasilitas umum ini dapat dimanfaatkan secara terus menerus”, kata Bupati.

“Segala bentuk kegiatan pembangunan di desa semata-mata untuk mendongkrak perekonomian masyakarakat, baik yang menggunakan dana APBN, APBD atau APBDesa,apapun pembangunannya itu milik masyarakat setempat, jaga dan pelihara asset negara sebaik-baiknya”, pesan Bupati Rocky.

Pada akhir sambutannya Bupati mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang ikut andil mensukseskan Program Pamsimas III di Aceh Timur, jika tahun lalu hanya 4 desa, tahun ini 15 Desa, sehingga tahun depan bisa meningkat menjadi “Lhee Ploh” (30 Desa) ujar Bupati Rocky. Setelah memberikan sambutan, Bupati melakukan pengguntingan pita, menandatangani batu prasasti serta membuka Kran Umum sebagai pertanda di resmikan Pamsimas III tahun 2017 di Aceh Timur.

Pada kesempatan yang sama utusan ROMS 1 Provinsi Aceh Iwan Dasrianto,S.T., M.T. menjelaskan Pamsimas hanya sebagai contoh bagaimana membangun,mengelola & mengembangkan suatu Sarana Penyediaan Air Minum & Sanitasi berbasis masyarakat di tingkat Desa, selanjutnya tentu diharapkan peran Pemda & Swasta di daerah ini ikut mendukung melalui bantuan dana & teknis sehingga dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan Air Minum & Sanitasi yang layak dalam rangka menuju UA 2019.

“Merawat tidak semudah membangun, keberlanjutan sangat diharapkan pasca terbangunnya SPAM Pamsimas, ini  ditandai dengan adanya Pengembangan SR ditambah meteran, adanya iuran dari masyarakat, adanya adminitrasi pembukuan yang transparan, terjalinya kemitraan BP SPAMS dengan pihak lain termasuk swasta untuk meningkatkan pelayanan & keberfungsian SPAM dan lain sebagainya”, ujar Iwan.  (Iwan Dasrianto,S.T.,M.T.TA WSS Prov. Aceh; Ebiet Hamid,S.E.-DC Aceh Timur;Deddy S-WDA NMC)