Temanggung, Jawa Tengah – Bupati Temanggung HM Al Khadziq meresmikan 25 sarana air minum dan sanitasi yang dibangun  melalui program Pamsimas tahun 2018. Peresmian dipusatkan di Desa Botoputih Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung pada hari Rabu (20/2). Acara ini dihadiri oleh lebih dari 520 tamu undangan yang terdiri dari Dispermasdesdukcapil Provinsi, Satker PSPAMS Jawa Tengah, Perwakilan Word Bank, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP), Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinpermasdes, PDAM Kabupaten Temanggung, Direktur BKK, Kepala Desa, Koordinator KKM, Ketua KPSPAMS desa Pamsimas 2018, ROMS 8 Jawa Tengah, Fasilitator, dan masyarakat. Turut diundang dan hadir juga para Kepala Desa, Koordinator KKM dan Ketua KPSPAMS dari 26 desa Pamsimas 2019.

Kedatangan Bupati disambut dengan antusias oleh masyarakat dengan berbagai pentas seni seperti drum band, tari Topeng Ireng, Kubro dan Kuda Lumping yang menambah kemeriahan acara.

Acara peresmian diawali dengan pemutaran kran dari Sambungan Rumah (SR) dan pengguntingan pita, dilanjutkan dengan kunjungan ke 25 stand desa penerima program Pamsimas 2018. Stand desa menampilkan dokumentasi kegiatan Pamsimas dan potensi lokal masing-masing desa, seperti hasil kerajinan, kebun dan makanan olahan. Didampingi oleh SKPD yang hadir, Bupati juga meninjau reservoir yang ada di Dusun Gendon tidak jauh dari tempat dilangsungkannya acara.

Dalam sambutannya Bupati Temanggung menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada perangkat desa, KKM, Satlak, KPSPAMS dan masyarakat yang sudah bekerjasama dalam pembanguan sarana air minum dan sanitasi di 25 desa tersebut. Bupati juga berpesan kepada masyarakat agar sarana yang dibangun bisa berkelanjutan dan memanfaatkan sarana sanitasi agar tidak lagi buang air besar sembarangan. Ia berpesan agar sarana yang ada dijaga dan dipelihara, mentaati kesepakatan yang sudah dibuat bersama terkait dengan iuran, menjaga lingkungan di sekitar sumber air (PDTA) supaya mata air terjaga kelestariannya agar sumber air tidak kering dan mati.

Bupati menambahkan, Program Pamsimas sangat cocok diterapkan di Kabupaten Temanggung karena kontur dan geografis yang merupakan wilayah pegunungan dimana banyak sumber air yang di atas sehingga dapat dialirkan secara grafitasi (MAG), sedangkan untuk sumber air yang letaknya di bawah dapat dinaikkan menggunakan Sistem Air Pompa (MAP).

Dalam kesempatan ini Bupati juga memberikan penghargaan kepada KPSPAMS desa pasca dengan pengelolaan terbaik, yakni Desa Langgeng Kecamatan Tlogomulyo dan Desa Danupayan Kecamatan Bulu. Penghargaan juga diberikan kepada 4 desa, yakni Desa Tempuran, Tepusan, Bantir, dan Samiranan, yang telah mengembangkan sarana melalui kerjasama dengan pihak perbankan (BKK) yang difasilitasi oleh water.org untuk penambahan jumlah SR.

Gubernur Jawa Tengah dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Dinpermasdukcapil Provinsi Jawa Tengah, Agus Suranta menegaskan, sarana yang sudah terbangun hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya termasuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, tidak buang air besar sembarangan, dan menerapkan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Gubernur juga berpesan agar sarana yang telah dibangun terus dijaga, dirawat dengan baik agar bisa diwariskan kepada anak cucu mendatang.

Kepala Desa Botohputih, Ahmad Tanwir merasa puas dengan kinerja KKM, Satlak, KPSPAMS dan masyarakat dalam membangun sarana air minum dan sanitasi di desanya. Sarana tersebut dibangun melalui sumber pembiayaan BLM sebesar Rp 190,3 Juta, APBDes sebesar Rp 27,1 Juta, In-cash Rp 10,8 Juta, dan In-kind Rp. 43,5 Juta, dengan nilai total RKM (Rencana Kerja Masyarakat) Rp 271,6 Juta.

Sebelum adanya program Pamsimas, masyarakat Dusun Gendon Desa Botoputih harus “mengangsu” (mengambil air dengan menggunakan jirigen/ember, Red) di sungai Ngarai yang berjarak 800 meter dengan sumber air berada di bawah dusun. Namun, kini, masyarakat sangat senang karena air bersih sudah sampai di rumah melalui sambungan rumah (SR). Saat ini jumlah SR terpasang sebanyak 180 unit. Dengan telah dibangunnya SPAMS ini diharapkan masyarakat bisa lebih sejahtera dan semakin sehat. (Rita Hariyawati & Rudy Suryanto-FS Temanggung/Sri Wahyuni -TA CDCB Jateng/Hartono Karyatin-Adv & Media Sp Pamsimas).