Enrekang,Sulsel 26 September 2017 – Tim ROMS 15 Kabupaten Enrekang bekerjasama dengan DPMU Kab. Enrekang, Sulawesi Selatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kabupaten dan MIS Day di Bappeda-Litbang Kab. Enrekang, Senin (25 September).  Pertemuan koordinasi ini sebagai wadah bagi para Pelaku Program Pamsimas di tingkat Kabupaten dengan melibatkan seluruh unsur penyelenggara program, mulai dari pengambil kebijakan di Kabupaten (DPMU, PAKEM, BAPPEDA), Konsultan ROMS hingga Fasilitator Pendamping (SF dan FM).  Pertemuan dimaksudkan untuk menyusun strategi percepatan pelaksaan Program Pamsimas III di wilayah kerja masing-masing. Disamping itu kepada peserta diharapkan  melakukan evaluasi terhadap capaian untuk mempersiapkan langkah-langkah taktis pelaksanaan program ke depan.

Rakor dan MIS Day dibuka secara resmi oleh Abd. Wahab Cawidu – Ketua DPMU Kab. Enrekang, dan diikuti oleh Sekretaris Bappeda-Litbang, Ketua Pakem, PPK Pamsimas, Tim ROMS 15 Kab. Enrekang, Senior Fasilitator dan 3 (tiga) Sub-Tim Fasilitator.

Dalam arahannya Ketua DPMU Kab. Enrekang menyampaikan pentingnya dilaksanakan Rakor dan MIS Day.  Semua stakeholders di Kab. Enrekang diharapkan saling menjaga kepercayaan pada setiap proses pelaksanaan kegiatan khususnya di tingkat masyarakat. Hal ini perlu kami tegaskan mengingat Kab. Enrekang baru tahun ini menjadi peserta Program Pamsimas.  Jangan hanya euforianya saja pada saat pelaksanaan konstruksi, tapi inti dari pembangunan SAMS adalah pengelolaan pasca konstruksi. Disinilah pentingnya pendampingan yang dilakukan oleh FS dan FM. Selain itu, Ketua DPMU juga mengharapkan SF dan FM membuat sajian menarik terkait visualisasi kegiatan setiap desa agar menjadi pemicu bagi desa yang lain.  Diakhir arahannya Ketua DPMU memberikan motivasi kepada semua peserta bahwa ”beda rejekinya ketika kita mengurus air apalagi disertai dengan niat yang bersih”

Sekretaris Bappeda – Litbang Kab. Enrekang Syamsuddin dalam arahannya, memberi penekanan bagaimana sarana yang terbangun dapat berkesinambungan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.  Diharapkan suksesnya program  Pamsimas akan menjadi contoh bagi program air minum lainnya. Bahkan bisa direplikasi dan dijadikan program strategis daerah di bidang pembangunan SAM. Sebagai bukti keseriusan Kab. Enrekang untuk tahun 2018 telah menyiapkan anggaran  Rp 1,2 milyar dalam bentuk APBD sebagai dana sharing Pamsimas.

Setelah arahan dari DPMU dan Sekretaris Bappeda-Litbang, acara dilanjutkan dengan penjelasan alur Rapat Koordinasi dan MIS Day yang disampaikan oleh Budiman, District Coordinator (DC) Kab. Enrekang.  Kegiatan dimulai dengan PresentasI Sub-Tim Fasilitator yang menjelaskan realisasi dan pelaksanaan Desa 2017.  Selanjutnya  peserta Rapat melakukan review realisasi dan pelaksanaan Desa 2017 dan  bersama-sama membahas strategi penyelesaian masalah dan target penyelesainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi kelengkapan dan kualitas data SIM oleh M. Farid Ishak – DEAO Kab. Enrekang.  Dengan membuka aplikasi SIM secara online para peserta diperlihatkan secara langsung cara penginputan data, data yang dibutuhkan, dan  kelengkapan data SIM status terkini, sehingga dapat dipastikan dimana kekurangan masing-masing Tim FM terkait kelengkapan data untuk segera diperbaiki.

Pertemuan stakeholders Pamsimas di tingkat Kab. Enrekang ini diiakhir dengan kegiatan penyusunan Rencana Kerja Fasilitator  (BudiarmanDC Kab. Enrekang/Hartono Karyatin-SosMed & Communication Sp.)