Prinsip-prinsip pengadaan adaah sebagai berikut :

  1. Terbuka : dokumentasi yang tertulis lengkap memungkinkan semua pihak terutama warga masyarakat untuk mengetahui proses pengadaan secara rinci dan lintas waktu serta dapat diikuti oleh semua penyedia barang/jasa
  2. Dapat dipertanggung jawabkan : proses pengadaan dilakukan mengacu pada kaidah yang berlaku (petunjuk teknis pengadaan barang dan jasa tingkat masyarakat)
  3. Adil : pelaku pengadaan memberikan kesempatan yang setara kepada penyedia barang/jasa.
  4. Efisien : dilakukan perbandingan harga untuk mendapatkan harga yang terbaik. Menjamin pelaksanaan pekerjaan yang efisien, sehingga dana yang ada dapat digunakan secara optimal.
  5. Memenuhi kualifikasi : dilakukan seleksi berdasarkan kualitas barang dan jasa yang ditawarkan, sehingga diharapkan penyedia barang dan jasa dapat memberikan kualitas barang sesuai dengan persyaratan teknis yang diperlukan, alat yang tepatguna, dan layanan jasa yang handal.