a. Kapasitas penyedia jasa kurang memadai dari segi teknis dan kemampuan kuangan.Pada tahapan proses pengadaan tidak dilakukan tahapan klarifikasi sebelum dilakukan penetapan pemenang dan tandatangan kontrak. Klarifikasi ini merupakan pengujian terhadap kemampuan/kesanggupan dari calon penyedia jasa terhadap (1). Jadwal pelaksanaan yang disepakati, (2). Spesifikasi Teknis, dan (3). Nilai penawaran terkoreksi yang disepakati. Tidak dibuatkan Berita Acara Klarifikasi yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari tahapan Evaluasi dan Penetapan pemenang (sebelum tanda tangan kontrak).

b. Kelalaian penyedia jasa dalam menyelesaikan jasa sesuai dengan batas waktu yang sudah disepakati dalam kontrak, hal ini dimungkinkan karena kapasitasnya tidak memadai.

c. Kelalaian Satker (PIHAK PERTAMA) dalam melakukan perhitungan atas denda keterlambatan pada saat pembayaran (invoice) atau pemotongan pembayaran atas denda keterlambatan.

Untuk menagih denda kepada penyedia jasa tersebut dan menyetorkannya ke kas KKM, kemudian menyusun kegiatan untuk pemanfaatan atas dana tersebut, mengingat belum lewat Tahun Anggaran.