• Untuk memenuhi azas keterbukaan, dokumen yang tertulis memungkinkan semua pihak (termasuk masyarakat) untuk mengetahui proses pengadaan secara rinci dan lintas waktu
  • Untuk membantu penyiapan dan pelaksanaan audit (pemeriksaan dari pihak-pihak terkait), maka perlu pendokumentasian/ pengarsipan proses pengadaan.
  • Sebagai penguatan transparansi dan akuntabilitas informasi → mengurangi resiko KKN.