Subang, Jabar – Curugrendeng, nama sebuah desa di Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Ada cerita menrik terkait asal usul desa tersebut. Konon, dahulu terdapat dua buah curug (air terjun) yang “ngarendeng” (bahasa Sunda, artinya berdampingan). Tempatnya yang indah dan memikat, menjadi alasan untuk diberi nama Desa Curugrendeng.

Desa Cururendeng ternyata tidak identik dengan sebutannya. Sesuai namanya orang menganggap desa tersebut memiliki air berlimpah. Namun, kenyataannya yang terjadi sebaliknya. Faktanya, untuk mendapatkan air untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, masyarakat harus mengeluarkan banyak energi. Masyarakat harus berjalan cukup jauh, turun ke bawah untuk menggapai sumber air yang berada di bawah, dan kembali pulang berjalan kaki mendaki sembari menggendong dirigen berisi air. Walau nama desa menggambarkan dua air terjun, bukan berarti di desa tersedia air berlimpah. Ironis memang, tidak seindah nama desanya. Kini, air terjun tersebut tinggal satu, yang satunya tak lagi mengeluarkan air. Ironisnya lagi air terjun yang masih berfungsi saat ini dikuasai sebuah bungalow.

Desa Curugrendeng mendapatkan program Pamsimas tahun 2017. Berkat program Pamsimas, kini, masyarakat Curugrendeng dapat menikmati air bersih. Bantuan Pemerintah berupa BLM Rp 245 juta, APBDes Rp 35 juta, kontribusi masyarakat in-cash Rp 14 Juta dan in-kind Rp 56 tuta, dengan total menjadi Rp 350 juta, oleh warga Desa Curugrendeng diwujudkan menjadi SPAM perdesaan. Pamsimas memberi berkah yang cukup besar dan bisa dinikmati oleh masyarakat yang tadinya kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Hal tersebut menjadi kenangan yang akan selalu diingat oleh masyarakat yang pernah merasakan kesulitan air bersih. Pamsimas seolah-olah mengembalikan nama desa ke makna yang sesungguhnya. Berkat Pamsimas, kini, air tersedia dan bisa didapat dengan mudah dan murah.

KP-SPAMS yang dipercaya untuk mengelola dan melestarikan sarana hasil kegiatan Pamsimas, terus berbenah diri. Saat ini jumlah sambungan rumah (SR) yang terpasang mencapai 200 SR, dan sambungan tersebut akan terus berkembang dan bertambah hingga seluruh warga Desa Curugrendeng dapat menikmati layanan air bersih secara mudah dan berkesinambungan. (Marah Aditra-KPSPAMS Ds. Curugrendeng/Ahmad Rustendi/Hartono Karyatin)