Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor: 06 /SE/M/2020 Tentang Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tanggal 30 Maret 2020 yang menyampaikan bahwa sehubungan dengan meningkatnya jumlah kasus yang positif dan meninggal karena Corona Virus Disease (COVID-19), maka perlu dilakukan upaya yang lebih intensif dan menyeluruh dalam pencegahan dan penanganan dampak penyebarannya termasuk dalam pelaksanaan Program Pamsimas yang merupakan salah satu program di lingkungan Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan
Air Minum, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Program Pamsimas yang dalam penyelenggaraannya melibatkan pelaku di tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Desa, dengan sebagian besar kegiatannya melibatkan banyak orang, maka dapat dipandang berisiko tinggi dalam penyebaran infeksi COVID-19. Sementara itu pelaksanaan Pamsimas, khususnya kegiatan di tingkat masyarakat, tidak dapat ditunda pelaksanaannya karena dapat memberikan kontribusi terhadap pencegahan penyebaran COVID-19 yaitu berupa pembangunan sarana air minum, sarana sanitasi di sekolah, sarana cuci tangan di tempat umum serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup dan sehat terutama perilaku cuci tangan pakai sabun. Sehingga terdapat hal yang harus diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh pelaku Pamsimas terkait pencegahan penyebaran COVID-19 dalam pelaksanaan program Pamsimas.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Pamsimas Dalam Masa Pandemi COVID-19 ini dimaksudkan sebagai panduan dalam penyelenggaraan program agar dapat berjalan dengan efektif, baik di tingkat pemerintah, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat melalui tindakan pencegahan penyebaran COVID-19.

Pada akhirnya diharapkan seluruh kegiatan program Pamsimas dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat menikmati air minum dan sanitasi yang layak secara berkelanjutan.