Merauke, Papua – Sebanyak 20 perwakilan KP-SPAMS tingkat kampong se-Kabupaten Merauke sepakat membentuk wadah bagi KP-SPAMS tingkat kabupaten dengan membentuk Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan “Halai Daka” Kabupaten Merauke. KP-SPAMS yang sepakat berhimpun dalam Asosiasi tingkat kabupaten tersebut merupakan bentukan hasil kegiatan Pamsimas tahun 2014, 2015 dan 2017. Proses pembentukan Asosiasi dilakukan dilakukan secara demokratis.

Pembentukan Asosiasi tingkat kabupaten difasilitasi oleh Tim Pamsimas-ROMS 18 Kabupaten Merauke, diawali dengan pembentukan Panitia Pemilihan dan Tim Perumus Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).  Dalam proses penjaringan bakal calon Ketua Asosiasi, peserta musyawarah memunculkan empat nama, yaitu Senen Wiyono (Ketua KPSPAMS Kampung Sidomulyo), Tursino (KPSPAMS Kampung Yabamaru), Karel R Ndiken (KPSPAMS Kampung Kumbe), dan Donald D Welerubun (KPSPAMS Kampung Tomer). Selanjutnya peserta sepakat untuk melanjutkan ketahap pemilihan melalui pemungutan suara untuk memilih satu nama guna ditetapkan sebagai Ketua Asosiasi KPSPAMS Tingkat Kabupaten.

Dalam perhitungan suara, Saudara Senen Adi Wiyono (KPSPAMS Kampung Sidomulyo) memperoleh suara terbanyak dengan mengumpulkan 14 suara, menggunguli 3 calon lainnya. Melalui Rapat Pleno dalam musyawarah KP-SPAMS se-Kabupaten Merauke Sdr. Senen Adi Wiyono ditetapkan sebagai Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten Merauke masa bakti 2018 – 2022.

Dalam Sambutannya, Sdr. Senen Adi Wiyono yang baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Asosiasi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta musyawarah yang telah memilih dan mempercayai sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten Merauke. Ia menambahkan, Jabatan Ketua Asosiasi sebagai amanah yang harus dilaksanakan dengan baik. Setelah dipercaya sebagai Ketua Asosiasi ia berkeinginan untuk menjadikan Kampung-kampung pasca Pamsimas yang ada di Kabupaten Merauke dapat dikelola dengan baik dan tetap berkesinambungan. Kepada peserta yang hadir, Senen Adi Wiyono mengatakan, Asosiasi KPSPAMS bukan miliknya, melainkan milik bersama, dalam artian Asosiasi KPSPAMS nantinya akan menjadi wadah bagi anggotanya, KPSPAMS di tingkat kampong. Sambutan Ketua Asosiasi terpilih tersebut disambut dengan hangat dan tepuk tangan dari peserta musyawarah yang hadir di Aula Hotel Chosen Inn.

Selain menunjuk Ketua, Sekretaris, Bendahara; Kepengurusan Asosiasi KPSPAMS Kabupaten Merauke “Halai Daka” dilengkapi dengan Manajer, Seksi Teknik, Seksi Sanitasi dan Lingkungan, Seksi Humas dan Social, Seksi Kelembagaan/Kesehatan, dan dua Koordinator Wilayah. Dengan dibentuknya pengurus Asosiasi Tingkat Kabupatan akan menjadi wadah dan payung bagi KPSPAMS dan menjadi alternatif dalam penyelesaian masalah pada kampung-kampung pasca.

Selanjutnya dilakukan pengukuhan Pengurus Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan “Halai Daka” Kabupaten Merauke oleh Ketua DPMU Kabupaten Merauke, Moch Yunus Anis, S.ST. Dalam sambutan saat pengukuhan Pengurus Asosiasi, Ketua DPMU Kabupaten Merauke menyampaikan harapannya agar Asosiasi berperan sebagai mitra pemerintah kabupaten dan menjadi wadah yang dapat menyampaikan informasi terkait pengelolalaan dan status keberfungsian sarana yang ada di masing-masing kampong. Ketua DPMU menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah untuk mewujudkan pelayanan air minum dan sanitasi bagi warga Kabupaten Merauke secara lebih baik.

Deklarasi pembentukan Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupatern Merauke dilaksanakan pada akhir November 2018 bersamaan dengan kegiatan Workshop Keberlanjutan, yang dilaksanakan di hotel Chosen Inn, Kabupaten Merauka.

Saat ini kepengurusan Asosiasi tersebar di 349 Kabupaten, yang tersebar di 27 Provinsi. Asosiasi ini menjadi wadah berhimpun bagi lebih dari 16.800 KPSPAMS tingkat desa yang ada di seluruh Indonesia, yang dibentuk melalui program Pamsimas I, II, dan III sejak tahun 2008. (Rachmat Timor-DC Kab Merauke/Hartono Karyatin-Adv & Media PAMSIMAS)