Musi Rawas-SumselDinas Kesehaan Kabupaten Musi Rawas beserta lintas sektor lainnya  terus bersemangat dan antusias menggencarkan Program  Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) khususnya pilar 1Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai ke desa, dimana aktivitas BAB Sembarangan merusak lingkungan, dalam upaya mendukung progam  tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kab. Musi Rawas, drg. Mipta Hulummi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dewi Kruniati, S.K.M., M.SI dan Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Maolub Dalimunthe, S.K.M. beserta Faskab STBM Musi Rawas Hariyanto, S.K.M. mampu dan berhasil mengadvokasi  Bupati Musi Rawas H. Hendara Gunawan untuk mendukung penuh Program STBM .

Hal ini terbukti dengan adanya Peraturan Bupati No. 8 Tahun 2016 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), pada tahun 2015 Bupati Musi Rawas mempunyai Program Gerakan Deklarasi Menuju SBS dengan mengajak seluruh Kepala Desa di wilayah Kabupaten Musi Rawas melakukan penanda tanganan komitmen SBS dalam kurun waktu 24 bulan, desa binaan mereka sudah Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).

Dari program tersebut telah terbukti nyata sudah 10 desa yang Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) di wilayah Kab. Musi Rawas, dan salah satu Desa SBS dalam waktu 40 hari membuat jamban murah dan sehat  yaitu Desa Suka Karya, dimana Desa Suka Karya  melakukan Deklarasi SBS pada tanggal 23 Januari 2017 pada kesempatan tersebut bupati memberikan penghargaan kepada Kades Desa Suka Karya berupa satu unit motor atas prestasi mampu membuat jamban sehat dan murah dalam waktu 40 hari.

Tidak hanya sampai di situ Bupati Musi Rawas mengeluarkan Peraturan Bupati No. 4 Tahun 2017 Tentang Jamban Sehat, dengan melalui dana ADD untuk membantu pembangunan jamban keluarga tidak harus mahal untuk masyarakat Rp. 500.000/rumah salah satu isi dari Perbup tersebut sehingga pada Tahun 2019 Kabupaten Musi Rawas Stop Buang Air Besar Sembarangan, diawali pada tahun 2018 nanti ada beberapa kecamatan yang akan SBS itu target yang harus dicapai oleh Kabupaten Musi Rawas

Selain itu Kabupaten Musi Rawas saat ini berbahagia karena Tenaga Kesehatan mereka atas nama Yuli Astuti, A.Mkl mampu menjadi juara pertama tingkat Sumatera Selatan sebagai Tenaga Kesehatan Teladan  kategori Sanitarian Teladan dengan menyisihkan 13 orang peserta dari 13 kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Selatan dan beliau mewakili Sumatera Selatan di tingkat nasional.

Saudari Yuli Astuti, A.Mkl dalam ajang pemilihan tenaga kesehatan teladan tersebut mengangkat tema “Jamban Sehat dan Murah”. Beliau mengambil tema tersebut karena sudah terbukti di desa binaanya memang membuat jamban tidak mesti mahal cukup hanya Rp. 300.000 s/d Rp.500.000 sudah dapat memiliki jamban sehat dan murah, beliau juga dilapangan selalu melakukan pemicuan STBM sampai masyarakat sadar akan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam kehidupan sehari hari salah satunya dengan tidak BABS. Janjinya kepada Kab. Musi Rawas akan membawa Kecamatan STL Ulu Terawas binaanya Stop Buang Air Besar Sembaranga (SBS) di Tahun 2018.

Yuli Astuti, A.Mkl sudah sangat berbangga bisa  mewakili Sumatera Selatan di tingkat nasional walaupun tidak bisa meraih juara akan tetapi di sana bisa bertukar pengalaman dengan tenaga kesehatan dari provinsi lain, serta yang sangat berkesan bisa bertemu dan berjabat tangan langsung dengan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Nila Djuwita f. Moeloek Sp.M

Selain itu untuk Kabupaten Musi Rawas masuk 10 Besar dalam Innovative Government Award 2017 dalam Innovatifinya Program Jambanisasi Murah dan Sehat

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selamat mengucapkan Selamat  dan sukses untuk Yuli Astuti, A.Mkl dan Kab. Musi Rawas atas keberhasilanya (Suriyanita, SKM: Koorprov STBM Sumatera Selatan;Deddy S-Web Admin NMC)