Tebo, Jambi – Bupati Tebo, Sukandar, S.Kom., M.Si sangat mendukung Program Pamsimas di Kab. Tebo. Program ini diharapkan bisa men dukung Visi “Tebo Tuntas 2022” dalam terwujudnya keseimbangan pembangunan antar sektor, antar wilayah dan antar kelompok masyarakat sesuai dengan prioritas dan kebutuhan serta dalam misi meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur layanan umum.

Dalam Acara Sosialisasi Tingkat Kabupaten Program Pamsimas III TA. 2019 Kabupaten Tebo, Sekretaris Daerah Drs. H. Abu Bakar, M.Si selaku Ketua Pokja AMPL menyampaikan “Sebagaimana kita ketahui bahwa air minum dan sanitasi bagaikan satu tarikan nafas yang tidak dapat dipisahkan, dimana sanitasi yang buruk akan menyebabkan sulitnya pemenuhan kebutuhan akan air minum yang layak”. sementara, tanpa air minum yang layak mustahil menciptakan kondisi sanitasi yang memadai. Hal ini sangat disadari oleh pemerintah yang memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan akses terhadap air minum dan sanitasi yang layak kepada seluruh masyarakat.

Merujuk Dokumen RAD AMPL, Kabupaten Tebo saat ini masih kekurangan akses sarana air minum sekitar 25% dan sanitasi sekitar 17%. Dalam 2 tahun kedepan Pemerintah Kabupaten Tebo mempunyai rencana strategis yaitu :1). untuk air minum perkotaan dengan cara meningkatkan kinerja dan perluasan pelayanan PDAM, sedangkan untuk sanitasi perkotaan melalui kolaborasi program sanitasi perkotaan; 2). untuk air minum dan sanitasi perdesaan dengan cara kolaborasi program air minum dan sanitasi serta mengoptimalkan berbagai sumber dana.

Cita-cita Pemerintah Pusat yang juga merupakan cita cita bersama, tidak akan terwujud apabila tidak ada kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak. Hal ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Pusat dan daerah saja, akan tetapi juga menjadi tanggung jawab Pemerintah Desa dan masyarakat. untuk itu, diharapkan kontribusi nyata dari semua pihak dan  melalui forum ini juga, diharapkan masing-masing desa yang masih belum 100% meng-akses air minum dan sanitasi, agar dapat mengajukan proposal untuk penanganan air minum dan sanitasi sebagai dasar Pemerintah Kabupaten Tebo dalam menyusun Rencana Kerja Tahunan”.

Acara dilaksanakan pada Rabu, 28 Maret 2018 yang dihadiri oleh lebih dari 100 undangan yang terdiri dari calon desa sasaran TA. 2019, BPSPAMS desa pasca, Camat, Sanitarian, Pimpinan Perbankan, Pakem, DPMU, PC dan FMS ROMS 3 Prov. Jambi, dan seluruh personil ROMS 3 Kab. Tebo. Dalam kesempatan ini Ketua Pakem Kab. Tebo, Ngadiyono, S.E.,M.M. menyampaikan materi tentang cara menyusun proposal, jadwal penerimaan sampai dengan verifikasi proposal untuk kegiatan air minum dan sanitasi. Sedangkan Ketua DPMU, Sardi, S.T., M.Eng menyampaikan materi untuk membantu pencapaian target Universal Akses Tahun 2019 melalui DPA DPUR Kab. Tebo TA. 2018 telah mengganggarkan dana sebesar Rp2,65 miliar untuk penambahan jaringan dan sambungan rumah untuk desa pasca Program Pamsimas.

Sedangkan untuk penambahan sistem akan dimasukan dalam rencana kegiatan DAK Tahun 2019. Untuk peningkatan Kapasitas BPSPAMS TA. 2017, DPMD telah melakukan bimbingan teknis / pelatihan yang diadakan selama 4 hari di Hotel Semagi Bungo pada tanggal 17 – 20 Desember 2017 yang lalu. Dipenghujung acara, Janurianto sebagai Ketua BPSPAMS bercerita tentang suksesnya Program Pamsimas di Desa Jambu sehingga sampai saat ini sudah terpasang 125 SR dengan swadaya masyarakat. (Ririn Sumira – DC Kab. Tebo;Deddy S-WDA NMC).