Bangka, Kep. Babel – Desa Lumut Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung merupakan penerima program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbnasis Masyarakat (Pamsimas) tahun tahun 2017. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dibangun dengan memanfaatkan sumber air tanah dangkal yang berasal dari air resapan, dengan debit 1,5 liter/detik. SPAM tersebut kini dikelola oleh Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) dengan baik. Kondisi sumber air yang dihasilkan sampai sekarang masih lancar, keberfungsian SPAM di desa cukup bagus, sehingga layanan kepada masyarakat terjaga.

Pada musim kemarau debit air mengalami penurunan. Untuk menjamin pelayanan air minum kepada warga, KPSPAMS melakukan pembagian jam pelayanan kepada masyarakat.  Pengaturan ini perlu dilakukan agar semua pemanfaat tetap dapat terlayani di saat debit air mengalami penurunan. Secara umum sebagian besar desa-desa yang ada di kepulauan Bangka-Belitung mengalami kekurangan air saat musim kemarau.

Saat ini KPSPAMS Desa Lumut mengelola 67 sambungan rumah (SR), dengan jumlah pemanfaat sebanyak 67 KK atau melayani 231 jiwa. Dari 67 SR sebanyak 54 SR diantaranya telah dilengkapi dengan meteran air.

Untuk keberlanjutan pelayanan air minum, KPSPAMS menetapkan tarif air sebesar Rp 1.175/M3 kepada setiap pelanggan ditambah biaya beban atau abonemen sebesar Rp 10.000 per sambungan per bulan. Setiap bulannya KPSPAMS mampu mengumpulkan uang hasil iuran warga sebesar Rp 2,5 juta. Dengan biaya operasional rata-rata sebesar Rp 1,2 juta per bulan, KPSAPAMS masih dapat menyisihkan dana cadangan untuk perbaikan sarana bila terjadi kerusakan maupun untuk pengembangan.

Kondisi sanitasi Desa Lumut sudah cukup bagus dengan jumlah pemanfaat jamban mencapai 2054 jiwa. Dari tujuh dusun yang ada di Desa Lumut seluruhnya telah dinyatakan ODF (Open Defecation Free) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (SBS). Pada Hari Kesehatan Nasional tahun 2019, Desa Lumut mendeklarasikan ODF di kantor Bupati Bangka. Warga Desa Lumut juga sudah terbiasa dengan cuci tangan pakai sabun (CTPS).

Dalam rangka memperluas jangkauan pelayanan kepada warga, KPSPAMS mendapatkan dukungan pendanaan dari perusahaan setempat. Bantuan CSR dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 15 juta diberikan PT Putra Bangka Barat untuk penambahan jaringan pipa distribusi untuk memperluas jangkauan pelayanan. Bantuan CSR diserahkan Anton Indra, perwakilan PT Putra Bangka Barat kepada Nasirin, Ketua KPSPAMS di Desa Lumut, Sabtu (11/07). Penyerahan bantuan disaksikan Sekretaris Desa Lumut Alex Sandra, Seksi Teknik KPSPAMS Desa Lumut Asep Syaefudin, dan H Herman mewakili ROMS Pamsimas Kabupaten Bangka.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kep. Bangka-Belitung, Miarka Risdawati, ST MSi sangat mengapresiasi CSR yang diberikan oleh PT Putra Bangka Barat kepada KPSPAMS Desa Lumut sehingga menambah jaringan yang akan menjadi arteri untuk menyalurkan air kepada masyarakat. Penyediaan layanan dasar seperti air minum harus didukung oleh semua pihak baik pemerintah daerah, masyarakat maupun pihak swasta, sehingga air minum terdistribusi secara merata kepada masyarakat (Hanifah-TA STBM Kep. Babel/Hartono)