Semarang, Jawa Tengah – Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) ‘Tirto Makmur Abadi’ Kelurahan Bangetayu Kulon Kecamatan Genuk Kota Semarang, berhasil mengoperasionalkan sumur artetis kelima. Sumur ini merupakan sumur bor kedua dari pengembangan dana masyarakat yang dikelola KPSPAMS.

Sebagaimana diketahui, tahun 2009 Kelurahan Bangetayu Kulon memperoleh program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) Kementerian PU (sekarang Kementerian PUPR, Red) dan melayani pemenuhan kebutuhan air minum untuk 147 KK.

Karena pengelolaan air minum yang dilakukan KPSPAMS dinilai berkinerja baik, pada tahun 2012 Pemerintah memberikan ganjaran berupa HID (Hibah Intensif Desa). Setahun kemudian (2013) KPSPAMS mendapatkan reward lagi berupa HIK (Hibah Intensif Kota), sehingga sambungan rumah (SR) bertambah menjadi 450 SR.

Seiring dengan perjalanan waktu dan bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan air semakin bertambah. Untuk mencukupi kebutuhan air bagi warga, pada tahun 2016 KPSPAMS ‘Tirto Makmur Abadi’ membangun sumur bor baru dan penerima manfaatpun bertambah menjadi 514 pelanggan.

“Untuk memenuhi kepuasan pelanggan, awal bulan lalu kita mulai mengebor sumur kelima, dan alhamdulillah saat ini sudah bisa dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat RW 10 dan sekitarnya,” ungkap pembina KPSPAMS ‘Tirto Makmur Abadi’, Sardi AK, SH.

Sardi, yang juga Ketua DPP Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan periode 2013-2018 menambahkan, saat ini jumlah pelanggan sebanyak 628 SR dan saldo pendapatan mencapai Rp 400 juta lebih. “Paling telat akhir September 2019 kita akan bangun satu sumur bor lagi, sekarang sedang penyelesaian pembayaran lahan,” tambah Sardi.

Selain pembangunan sarana air minum, KPSPAMS ‘Tirto Makmur Abadi’ telah memberikan bantuan pembangunan jamban keluarga bagi lebih 70 keluarga kurang mampu, pembangunan Posyandu Mawar 09 di RW 07 dan rehab Posyandu Mawar 05 di RW 05. Selain itu juga memberikan santuan kepada anak yatim-piatu dan dhuafa, pavingisasi jalan Widuri 2 Dalam, bantuan bencana banjir, dan bantuan lomba sanitasi, kelurahan siaga dan pendidikan usia dini. “Selain itu kita juga pernah studi banding ke KPSPAMS ‘Randulanang’ di Kabupaten Klaten,” tambah Sardi. (Sri Rejeki-Sekretaris KPSPAMS ‘Tirto Makmur Abadi’/Hartono Karyatin-Media Sp PAMSIMAS)