Jembrana, Bali – Bupati Jembrana I Putu Artha, SE, MM mengukuhkan komitmen untuk mendukung Program Pamsimas III di Kabupaten Jembrana yang pelaksanaannya hingga Tahun 2020. Untuk itu Bupati mengamanahkan kepada SKPD terkait dalam mengawal program  Pamsimas di Kabupaten Jembrana agar permasalahan air minum dan sanitasi yang dialami masyarakat miskin di perdesaan dapat segera dituntaskan.

Hal tersebut diungkapkan  Bupati Jembrana I Putu Artha kepada Pak Danny Sutjiono, Program Sustainability Advisor yang didampingi Kepala Satker PSPAM Provinsi Bali Bapak Didik Wahyudi, ST dan Provincial Coordinator ROMS 10 Bali Effendi dan District Coordinator Pamsimas Jembrana Izzul Himamsyah,  dalam acara audiensi di Ruang Kerja Bupati Jembrana 20/0417.

“Saya menyambut baik dan mendukung Program Pamsimas di Kabupaten Jembrana. Secara teknis silahkan TIM nanti bisa langsung berkoordinasi dengan SKPD terkait seperti Dinas PU, Bappeda dan Dinas Kesehatan,” ujar Bupati yang didampingi Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Drs I Gusti Putu Mertadana, M.Si, Kepala Bappeda Kabupaten Jembrana Ir. I Ketut Swijana, MT dan yang mewakili Pokja AMPL Bapak Tatit Sonny Marmayudha , ST, Kepala Bidang Ciptakarya Dinas PUPR I Ketut Antara ST, MT, dan dari Sekretaris Daerah Bapak I Gusti Putu Mertadana, M.Si.

Bupati menjelaskan, ada 5 kelompok dalam satu desa yang mengurus air  dari pegunungan dan sungai, kondisinya sangat memprihatinkan karena keterbatasan pengetahuan dan cara-cara mereka yang masih tradisional. Karena itu, adanya Program Pamsimas di perdesaan itu akan disambut dengan gembira oleh masyarakat, khususnya masyarakat miskin perdesaan di Kabupaten Jembrana. Apalagi dengan adanya pola kolaborasi, pemda siap mendukung” Tutur Bupati kepada peserta Audiensi.

Bapak Danny Sutjiono, menyampaikan berbagai peluang dari Pusat tentang Program Air  Minum yang dapat ditangkap oleh pemerintah Kabupaten Jembrana, yaitu adanya skema pendanaan Hibah Air Minum Perdesaan. “Pemerintah, dalam hal ini Kemenkeu akan mengganti sebesar 2 juta/SR (Sambungan Rumah) melalui Transfer Daerah” Ujar Pak Dhanny.  Beliau melanjutkan, “sayang sekali peluang ini jika tidak diambil karena dari 800 M yang disediakan dalam Anggaran Tahun 2017, masih ada 120 M yang belum terpakai” Informasi tersebut direspons oleh Bupati dengan memerintahkan kepada Kepala Dinas PU yang hadir saat itu untuk menindaklanjuti, “PU harus segera pro-aktif” ujar Bupati kepada Kepala Dinas PU Kabupaten Jembrana.

Audiensi tersebut ditutup dengan pemberian cendera mata dari Bupati Jembrana kepada Dhanny Sutjiono yang kemudian diakhiri dengan photo bersama seluruh peserta Audiensi dari pemerintahan dan TIM Pamsimas III. (Muslich Basri -CD Specialist/CB Coord:Deddy Setiawan Web Admin/Asst.MIS CMAC)