Muaro JambiUntuk persiapan usulan desa tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pamsimas tingkat kabupaten yang dihadiri Kepala Bappeda, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati, Dinas PU, Satker PIP, Ketua DPMU, Ketua Pakem, Tim ROMS 3 Jambi, Camat melalui kasi PMD, Kepala Desa, TA P3MD Kab. Muaro Jambi, sanitarian dan Fasilitator Kab. Muaro Jambi pada hari selasa, tanggal 20/3/2018 bertempat di aula kantor Bappeda Kab. Muaro Jambi.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Muaro Jambi, diwakili oleh Sekretaris Daerah M. Junaidi, SP, M.E. mengusung tema Air Minum dan Sanitasi Untuk Kesejahteraan Masyarakat. Dalam sambutannya bupati menyampaikan bahwa air minum dan sanitasi adalah 2 kebutuhan dasar yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan air yang bersih serta sanitasi yang layak, masyarakat jadi sehat. Dengan bermodalkan kesehatan anak-anak bisa belajar dengan baik untuk masa depannya, dan orang tua juga bisa bekerja dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

“Dengan hadirnya Pamsimas di tengah-tengah masyarakat, berarti Pamsimas menghadirkan kesejahteraan. Sebab pelaksanaan Program Pamsimas Tahun 2008-2015 telah berhasil meningkatkan jumlah warga miskin perdesaan dan pinggiran kota yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi, serta meningkatkan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemberdayaan masyarakat” tambahnya.

Lebih lanjut disebutkan Junaidi bahwa Program Pamsimas III yang disosialisasikan sekarang untuk calon desa tahun 2019 dan sudah dilaksanakan pada tahun 2017 kemarin di Kabupaten Muaro Jambi, merupakan kelanjutan dari Program Pamsimas I dan II tahun 2008-2015 dan juga merupakan instrumen pelaksanaan dua agenda nasional yang bertujuan untuk meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan, yaitu 100% akses air minum dan 100% sanitasi, serta Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Bertindak sebagai narasumber dari ROMS 3 Jambi pada kegiatan sosialisasi tersebut adalah Deddy Eka Putra, TA LGS dan Rahmat Tk Sulaiman, TA CD CB yang juga didamping KGS Ishak, TA FMS, sedangkan dari Bappeda langsung dibawakan oleh Kabid Fispra Bappeda yang juga ketua Pakem yaitu Ahmad Arif  Nazori dengan dimoderatori oleh DC Muaro Jambi Melda Froza didampingi FS Muaro Jambi, Jimmy Afriandi.

Deddy Eka Putra dalam paparannya menekankan pada tujuan Program Pamsimas, kemudian menjelaskan mana saja sumber pendanaannya, bagaimana ketentuan kegiatan yang didanai APBDes minimal 10% dari RKM serta bagaimana pula siklus Program Pamsimas. Sedangkan Rahmat Tk Sulaiman lebih fokus menyampaikan pada proses pengusulan dan pengajuan proposal, bagaimana pakem melakukan verifikasi dan menilai proposal sehingga terbangun keterbukaan, lalu bagaimana proses perencanaan di tingkat masyarakat dan bagaimana pula proses penentuan dan penetapan desa sasaran.

Setelah pemaparan materi oleh narasumber baik dari TA ROMS 3 Jambi, maupun dari Bappeda Muaro Jambi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Ikut mengajukan pertanyaan dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Desa Tanjung Baru, yang menanyakan terkait dengan sudah adanya bangunan sarana air minum di desanya, namun tidak berfungsi lagi, apakah masih bisa diusulkan Pamsimas?.

Kemudian salah seorang sanitarian Puskesmas Simpang Sungai Durian, Kusnadi juga ikut mengeluhkan terkait dengan kurangnya penganggaran baik dari kabupaten maupun dari desa untuk kegiatan sanitasi, kemudian Kusnadi juga minta penjelasan tambahan terkait dengan stunting dan bagaimana pula kontribusi Pamsimas untuk meminimalisir kasus stunting.

Zurizal, Kasi PMD Kecamatan Mestong, menyebutkan bahwa warganya sangat senang dengan masuknya Program Pamsimas di wilayah kecamatannya pada tahun 2017 sebanyak 5 desa dan untuk tahun 2018 ini juga dapat 1 desa, maka dalam kegiatan sosialisasi Pamsimas untuk calon desa tahun 2019 diikuti oleh 4 desa yaitu Desa Nagasari, Desa Tanjung Pauh Tigo Duo, Desa Talang Pelita dan Desa Baru.

Semua pertanyaan yang diajukan peserta, baik dari perwakilan kecamatan, perwakilan sanitarian dan juga dari kepala desa dijawab dan dijelaskan secara gamblang oleh narasumber, sehingga terbangun suasana dialogis dan terjadinya feedback. Bahkan untuk menindaklanjuti kegiatan sosialisasi tingkat kabupaten ini akan dilanjutkan melalui sosialisasi tingkat desa dengan menampilkan nomor HP atau kontak person personil Pamsimas.

Sebelum kegiatan sosialisasi dimulai, tim Pamsimas Kabupaten Muaro Jambi menayangkan foto dan video kegiatan Pamsimas tahun 2017 yang diiringi dengan lantunan musik melayu khas Muaro Jambi dan memajang foto-foto kegiatan pada dinding mading yang dipasang di depan pintu masuk aula Bappeda Muaro Jambi. Para kepala desa yang hadir sangat antusias melihat mading sebelum masuk dan setelah masuk disuguhkan tayangan video.

Satu hari sebelumnya, Senin, tanggal 19/3/2018 Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi juga sudah menyelenggarakan sosialisasi tingkat kabupatennya. Kegiatan yang sama akan dilaksanakan oleh Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tanggal 27 Maret 2018 dan disusul esok harinya oleh 2 kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Tebo dan Kabupaten Bungo pada tanggal 28 Maret 2018. Kemudian Kabupaten Kerinci, akan melaksanakan kegiatan serupa pada tanggal 29 Maret 2018. Sedangkan kabupaten sisa lainnya seperti Sarolangun, Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Merangin akan melaksanakan kegiatan sosialisasi tingkat kabupaten pada awal April 2018. (Rahmat Tk Sulaiman, TA CD CB ROMS 3 Jambi)