Kepulauan Riau – Bertempat di Hotel Comport Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, pada Selasa tanggal 11 April 2017 dilakukan acara Rapat Koordinasi pelaksanaan Pamsimas III. Adapun peserta yang hadir para pelaku Pamsimas tingkat Provinsi dan Kabupaten yang diselanggarakan oleh Satker PSPAM Kepulauan Riau yang di dukung oleh ROMS-4. Rapat ini baru pertama kali dilaksanakan pada Pamsimas III tahun 2017 untuk Provinsi Kepulauan Riau, adapun acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPMU, Pakem, DC, ROMS, FAS, Satker dan PPK Pusat beserta CMAC.  Kegiatan Rapat Koordinasi tersebut di buka langsung oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi Kepulauan Riau Ir. Heru Sukmoro, CES. dihadiri juga oleh Farid Dibyo Mayangkoro, ST selaku Kasatker PSPAM Provinsi Kepulauan Riau sedangkan dari pihak pusat di hadiri oleh PPK Pembinaan Pelaksanaan Wilayah I Henny Wardhani Simarmata.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa Pamsimas di Provinsi Kepulauan Riau sampai  tahun 2016 sebanyak 40 desa dan usulan untuk tahun 2017 sebanyak 39 desa yang tinggal penetapan oleh pusat dan berharap dalam pelaksanannya bisa berjalan lancar kedepannnya. Pada pembahasan awal sambutannya PPK Henny Wardhani Simarmata, menyampaikan bahwa semua pelaku Pamsimas di kabupaten dan Provinsi dituntut untuk dapat mengendalikan setiap kegiatan di tingkat Kabupaten, mengejar penyelesaian target RKM dan mencari pendanaan RKM yang tidak masuk dalam daftar desa usulan penerima BLM dan juga mengharapkan ROMS, FS dan TFM memastikan data  harus valid dan dapat terinput di web pamsimas tepat waktu. Sementara Kasatker PSPAM Provinsi Kepulauan Riau kegiatan akan di lakukan secara kontiniu sehingga target dan realisasi sesuai yang diharapkan.

Dalam kegiatan rapat koordinasi fokus membahas dan mendiskusikan progress kegiatan  tiap-tiap kabupaten oleh DPMU masing-masing yang di damping oleh DC untuk mengetahui permasalahan dan isu strategis tentang Pamsimas dan AMPL baik di kabupaten masing masing baik lokasi baru maupun paska, di sesi malam dilanjutkan dengan pembahasan rapat diskusi pembahasan pengajuan permasalahan BOP pada TFM oleh FAS ke PPK, Satker, DPMU dan ROMS-4 untuk amandement pada lokasi khusus, seperti beberapa kabupaten lokasi Pamsimas di Kepulauan Riau yang hampir rata-rata wilayah kepulauan yang biaya BOP transportasi melalui laut dan darat untuk kelokasi desa sasaran Pamsimas III harus di sesuaikan dengan kondisi dan geografisnya.

Pada bagian akhir rapat ini dilakukan Rencana Tindak Lanjut Kabupaten pelaksanaan Pamsimas 2017 serta berita acara kesepakatan usulan amandemen BOP TFM yang akan diusulkan ke Pusat. (Antoni F Masbiran :LGS ROMS-4 Kepri;Deddy Setiawan:Web Admin/Asst.MIS-CMAC)