Tantangan yang dihadapi Indonesia terkait pembangunan kesehatan, khususnya bidang hygiene sanitasi masih sangat besar. Untuk itu perlu dilakukan intervensi terpadu melalui pendekatan sanitasi total. Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan lima pilar akan mempermudah untuk meningkatkan akses sanitasi masyarakat yang lebih baik serta mengubah dan mempertahankan keberlanjutan budaya hidup bersih dan sehat. Pelaksanaan STBM dalam jangka panjang dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian yang diakibatkan oleh sanitasi yang kurang baik dan dapat mendorong terwujudnya masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.

Dalam rangka percepatan universal akses capaian air dan sanitasi 100% Tahun 2019 diperlukan upaya terobosan melalui peningkatan kerjasama peran pusat dan daerah dengan lintas sektor dan program dan masyarakat serta peran swasta khususnya untuk menciptakan seluruh desa/kelurahan telah melaksanakan STBM serta yang paling terpenting adalah peningkatan akses sanitasi dan peningkatan kualitas akses sanitasi dalam menciptakan sarana sanitasi yang saniter dengan fokus utama adalah pada pilar ke 1 berupa pemanfaatan dan ketersediaan jamban yang sehat yaitu jamban yang memenuhi syarat kesehatan dan persyaratan kesehatan.