Pasaman, Sumatera Barat– Jorong Sopan Nagari Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman atau sering disebut Now Matuse. Jorong Sopan merupakan penerima bantuan Program PAMSIMAS III Kabupaten Pasaman pada tahun 2016 -2017, Jorong Sopan merupakan daerah remote,yang berjarak 136 Km dari ibu kota Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat, dengan Akses jalan perbukitan yang terjal, pasir dan bertanah. Dikarenakan kondisi alam jorong Sopan merupakan perbukitan maka diperlukan sepeda motor khusus yang di olah Masyarakat Jorong Sopan.

Jorang Sopan mempunyai tiga Kampung yang terdiri dari Kampung Sopan, Kampung Rumah Batu dan Kampung Muaro Sikombuang,untuk mencapai Akses Universal pada Tahun 2019, ketiga kampung tersebut mendapatkan Program Pamsimas III, uniknya lagi satu paket mempunyai tiga sumber, antara Kampung Sopan dengan Kampung Rumah Batu sangatlah jauh, akses menuju ke Kampung Rumah Batu sangatlah sulit dengan jalan terjal, begitupun dengan Kampung Muaro Sikombuang. Pemukiman masyarakat dikelilingi  perbukitan yang terjal dan alam yang indah, Jorong ini berada di lokasi yang sulit dijangkau akan tetapi mengandung potensi yang sangat besar. Jorong ini tanpa signal telekomonikasi sedikit pun, sehinga cukup menyulitkan dalam berkomunikasi, akan tetapi tidak mengurangi semangat dalam menyukseskan Akses Universal tahun 2019

Bagi Tim Fasilitator, Jorong Sopan ini lebih menantang dan penuh perjuangan dalam  mendampingi masyarakat. Pemdamping yang sejati dan tim yang tangguh sangat diperlukan di jorong ini. Akan tetapi hal ini tidak membuat Tim Fasilitator menyerah, sesuai dengan Motto Tim Fasilitator Kabupaten Pasaman “Warisi Anak Cucu Mata Air , Jangan Warisi mereka dengan Air Mata” kata Kordinator Kabupaten (DC) Syafridal Agus, ST.

Tim Fasilitator dan KKM mempunyai strategi dan manajemen yang terstruktur dikarenakan kondisi jorong yang unik. Awalnya Tim Fasilitator mempunyai kendala ketika proses sosialisasi sebab kesulitan untuk mengumpulkan masyarakat karena jarak antara satu kampung dengan kampung yang lain sangat jauh. Antusias masyarakat untuk mendapatkan air yang membuat mereka bersemangat untuk ikut serta dalam semua proses di PAMSIMAS. Mulai dari sosialisasi hingga program selesai. “Melihat hal tersebut memompa semangat tim Fasilitator dalam  berjuang dan berkerja untuk mendampingi masyarakat”, ujar Het salah seorang anggota Tim Fasilitator dari Kabupaten Pasaman.

Pada saat perencanaan kegiatan partisipasi masyarakat dalam ber-incash dan ber-kind sungguh sangat kompak dan berkomitmen. Apabila ada salah satu dari kepala keluarga (KK) tidak berincash dan berkind mereka tidak bisa mempunyai sambungan rumah (SR), salah satu kata niniak mamak di Jorong Sopan, Masyarakat Jorong Sopan sepakat  dengan pendapat tokoh masyarakat tersebut..

Tim Fasilitator bersama KKM Jorong Sopan saat proses perencanaan menyampaikan kepada KP-SPAMS Jorong Sopan tentang berberlanjutan dan menanamkan rasa memiliki terhadap  bangunan sarana air minum yang telah dibangun melalui Program PAMSIMAS. Sebab setelah menjadi lokasi paska nanti ini akan menjadi tugas KP-SPAMS pemiliharan  keberlanjutan dan Operasional sangat diperlukan.

Jorong sopan dengan kondisi Alam perbukitan dan jalan yang terjal dan bepasir waktu pelaksana proses pengakutan bahan hanya bisa melansir bahan ke lokasi hanya bisa mengunakan jasa kendaran roda dua baik itu pipa, aksesoris, semen, besi dan billboard, semua mengunakan kendaraan roda dua. Di sini lah butuh perjuangan ekstra agar bahan tersebut bisa sampai di lokasi. karena untuk membawa bahan tersebut harus mempunyai skil dan keberanian khusus yang tidak semua orang punya keberanian seperti masyarakat sopan. Untuk mendampingi masyarakat sopan tim fasilitator mengunakan jasa ojek dari masayarakat setempat dimana untuk sampai ke lokasi tersebut memicu adrenalin.

Syukur mewakili masyarakat Jorong Sopan sekaligus sebagai Koordinator KKM Kp Sopan, Kp Rumah Batu dan Kp Muaro Sikombung menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Program PAMSIMAS III, dan seluruh pihak terkait. Dari 76 rumah yang ada di Jorang Sopan, kini yang telah membuat sambungan rumah sebanyak 58 rumah   menikmati air bersih langsung dan 13 rumah yang telah memiliki jamban sehat.

KP-SPAMS Jorong Sopan sekarang sedang menyusun program kerja dengan mengunakan meteran sebab dengan adanya meteran akan menjadi terkontrol dalam pembagian air dan tidak ada lagi kekukurangan, sekarang hanya mengunakan sistem paket 10.000 per bulan setiap rumah yang sudah mempunyai sambungan rumah, sesuai kesepakatan yang telah dibuat oleh masyarakat Jorong Sopan,

Syafridal Agus selaku District Coordinator (DC) Pamsimas III Kabupaten Pasaman menyampaikan dan mengingatkan kepada masyarakat Jorong Sopan “mari kita jaga dan kita rawat bangunan ini ,yang dibangun oleh Program PAMSIMAS, masing –masing kampung menpunyai satu sumber, ini adalah sebauh eksperimen baru yang kita lakukan. Agar sarana yang telah di bangun berupa intake , resevoar, jaringan pipa, box stop kran dan tempat cuci tangan di SD Jorong Sopan, mari kita tumbuhkan rasa memiliki pada bangunan ini”, tambah Syafridal Agus.

Kini air sudah mengalir di rumah masyarakat Jorong Sopan yang sebelumnya mereka ke sungai untuk mendapatkan air bersih, sekarang terlihat di wajah mereka senyuman bahagia Tugas KP-SPAMS sudah didepan mata untuk mencapai akses universal 100 % dan sanitasi pada jorong sopan.

Kampung Sopan, Kampung Rumah Batu dan Kampung Muaro Sikombuang Jorong Sopan Nagari Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan (Now Matuse) Kabupaten Pasaman,Sumatera Barat. Daerah Remote dan tak bersignal, air bersih sudah mengalir dan sudah dinikmati di bawah langit Mapat Tunggul Selatan, untuk menwujudkan akses universal kita harus mempunyai mimpi saat ikhtiar sudah di garis batas, maka biarkan doa dan takdir bertarung di langit. (Cerita Sihet,S.E.-FM-CD;Deddy S-WDA NMC)