Mataram,NTB – Mengusung tema “Peningkatan Kualitas dan Pemanfaatan data SIM  ROMS-10 PAMSIMAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan Rapat Koordinasi  (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 11 s/d 13 april 2018  bertempat di M Hotel  Mataram dan di hadiri oleh 24 orang peserta  dari unsur ROMS 8 kabupaten, 6 orang Tim ROMS provinsi, PPMU, perwakilan Pokja AMPL, PPK wilayah II dan Satker PSPAM NTB.

Rapat Koordinasi dibuka oleh  Ketua PPMU Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Arifuddin. S.T. (Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Prop. NTB),  dalam sambutannya  Arifuddin mengingatkan kepada  peserta bahwa : 

*) PAMSIMAS sebagai program menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat  untuk itu harus dipastikan bahwa masyarakat sebagai pemilik program dan pengambil keputusan dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan , evaluasi dan pemeliharaan untuk keberlanjutan sarana. *) Manfaatkan peluang Kolaborasi program  dengan program program pembangunan air minum yang ada seperti  program HAMP, HALS, HKP, Maupun DAK Air minum dan sanitasi untuk percepatan 100 % akses  air minum dan sanitasi di desa.*) Dukungan kelengkapan data  yang berkualitas terkait kemajuan pelaksanaan program akan memudahkan kita untuk memetakan strategi dan upaya yang harus dilakukan untuk percepatan 100% akses air minum dan sanitasi di masyarakat.

Dengan dipandu oleh  tim ROMS propinsi  bahasan Rakor kali ini meliputi ; 1). perumusan target KPI  kabupaten dan strategi pencapaiannya; 2). Peningkatan kualitas  dan pemanfaatan data SIM Pamsimas; 3).kolaborasi program untuk  100% akses Air minum dan sanitasi di masyarakat; 4). refleksi  dan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPKP.

Dari proses fasilitasi yang partisipatif, Rakor ini menghasilkan kesepakatan masing-masing kabupaten  terkait:  a). Target KPI dan Strategi pencapaianya; b). Validasi dan input data kemajuan kegiatan ke dalam SIM pamsimas dan strateginya; c). Penyiapan pelaksanaan HAMP 2018, target penyelesaian usulan HKP  dan memastikan usulan DAK terinput dalam aplikasi KRISNA; d). Penyelesaian RKM 100% dan RKM desa Pamsimas penanganan Stunting; e). Respon terhadap hasil pemeriksaan BPKP tahun 2017

Selain menghasilkan kesepakatan  terkait refleksi hasil pemeriksaan BPKP  masing-masing kabupaten bisa menarik pembelajaran untuk tidak terjadi temuan temuan yang sama pada pemeriksaan pelaksanaan kegiatan tahun 2018

Selanjutnya untuk memudahkan pemantauan seluruh hasil kesepakatan ini di detailkan dalam Rencana Tindak lanjut  dan target penyelesaiannya masing-masing kabupaten (Titik S-LGs Prov.NTB;Mulyatno-PC Prov.NTB:Deddy S-WDA NMC).