Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) pada sektor lingkungan hidup adalah memastikan masyarakat mencapai akses air minum dan sanitasi di tahun 2030. Disamping itu, melalui RPJMN Tahun 2020 – 2024 Pemerintah Indonesia di tahun 2024 juga menargetkan untuk menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dibutuhkan ketersediaan sarana dan prasarana air minum yang memadai baik kuantitas, kualitas, kontinuitas, dan keterjangkauan.

Melalui Program Pamsimas khususnya kegiatan Hibah Insentif Desa Menuju Air Minum Aman, upaya peningkatan layanan air minum dilakukan untuk mengintervensi desadesa pasca yang sudah terbangun sistem penyediaan air minumnya namun dengan kualitas layanan yang belum aman sehingga perlu dilakukan kegiatan optimalisasi pada sistem terbangun tersebut.

Dalam kaitannya dengan penyelenggaraan Hibah Insentif Desa Menuju Air Minum Aman tersebut, diperlukan panduan dalam bentuk POB yang akan digunakan oleh pelaksana program di lapangan. POB ini merupakan penjelasan rinci dari Petunjuk Teknis Hibah Kabupaten dan Desa (BAB V mengenai Hibah Insentif Desa Menuju Air Minum Aman)

Semoga dengan diterbitkannya POB Hibah Insentif Desa Menuju Air Minum Aman dapat memberikan panduan yang sama bagi pelaksana program di lapangan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia sehingga tujuan penyediaan air minum aman bagi masyarakat Indonesia dapat terwujud.