Salah satu kegiatan penting dalam upaya pengendalian kualitas pelaksanaan pekerjaan pemboran dan konstruksi sumur bor air tanah adalah pengawasan setiap tahapan pekerjaan agar sesuai dengan ketentuan teknis yang tercantum dalam spesifikasi teknik pekerjaan pemboran dan konstruksi sumur bor. Oleh karena itu, untuk pelaksanaan kegiatan ini diperlukan prosedur teknis pengawasan pekerjaan pemboran dan konstruksi sumur bor.

Prosedur teknis pengawasan pekerjaan pemboran dan konstruksi sumur bor ini sebagai pegangan Satlak/Fasilitator Masyarakat (teknik) dalam melaksanakan pengawasan/fasilitasi pekerjaan pemboran dan konstruksi sumur bor.

Ruang lingkup pelaksanaan pengawasan pekerjaan pemboran dan konstruksi sumur bor meliputi :

1)    Tahap Persiapan Pelaksanaan Pemboran.

2)    Tahap Pemboran.

3)    Tahap Konstruksi Sumur.

4)    Tahap Uji Pemompaan.

5)    Tahap Penyelesaian Pekerjaan Pemboran.

Penyusunan Prosedur Operasi Baku Pengawasan Pekerjaan Pemboran ini mengacu pada :

a) SNI 6469:2012, Tata cara pembangunan sumur produksi dengan pengeboran sistem sirkulasi langsung.

b) SNI 13-6422-2000, Spesifikasi konstruksi sumur bor produksi air tanah untuk kapasitas 150 liter per menit sampai dengan 300 liter per menit.

c) SNI 03-6454-2000, Metoda pengujian ketegaklurusan sumur.

d)     SNI 03-6377-2000, Tata cara pencucian sumur.

e) SNI  03-2527-1991,   Metoda   pengujian   karateristik   akuifer   tertekan   dengan   uji pemompaan Jacob I.

f) SNI 13-4687-1998, Spesifikasi konstruksi sumur bor pantau.

g) Spesifikasi Teknik Pekerjaan Pemboran, Program Pamsimas III.