Tabanan, Bali – Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih merupakan Sarana Dasar yang mutlak harus dipenuhi dan menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Cakupan layanan air minum perkotaan di Kabupaten Tabanan baru mencapai 73,52%, dan perdesaan baru mencapai 69,54%. Melihat Cakupan tersebut masih terdapat wilayah yang belum terlayani air minum. untuk mendukung program 100-0-100 Pemerintah Pusat meluncurkan Program Pamsimas. Pamsimas III merupakan pelaksanaan dua agenda nasional, meliputi peningkatan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi layak dan berkelanjutan, yaitu air bersih untuk rakyat dan sanitasi total berbasis masyarakat.

Pada 2014-2017, Program Pamsimas di Kabupaten Tabanan mencapai 30 desa. Diharapkan mampu meningkatkan target capaian air minum dan sanitasi masyarakat, sehingga dapat mencapai dan mendukung pencapaian akses universal nasional. Harapannya, seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.

Demikian disampaikan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wirna Ariwangsa pada Acara Sosialisasi Pamsimas III yang di gelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, Jumat (12/5/2017).

Kegiatan Sosialisasi Program Pamsimas Kabupaten Tabanan ini dilaksanakan oleh pokja sanitasi dan air minum. Wiratmaja, yang juga Sekretaris Pokja menyebut Program Pamsimas III pada 2016-2017, Kabupaten Tabanan mengikuti program ini, bersama-sama dengan empat Kabupaten lainnya di Bali. Kini seleksi dan verifikasi proposal dan rencana kerja masyarakat (RKM) pada 2016, dan pelaksanaan fisik pada 2017.

“Jumlah desa penerima program ada 10 desa di lima Kecamatan. Jumlah dana Rp 3.720.141.250, terdiri dari Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dari APBN, dana APBD Kabupaten Tabanan, APBDDes, In cash dan in kind masyarakat,” jelasnya.

Sosialisasi Program Pamsimas III tahun 2017 dilaksanakan untuk penjaringan desa sasaran untuk Program Pamsimas 2018. Sesuai dengan arahan dan target pusat, diharapkan tahapan penyusunan RKM adalah pada Oktober 2017. “Kabupaten Tabanan diharapkan sudah melakukan sosialisasi pada Mei 2017,” imbuhnya.

Hadir pada acara sosialisasi ini, Provincial Coordinator Pamsimas Bali, Effendi, dan Koordinator Pamsimas Tabanan, Apliana Herlin serta Tim Fasilitator Kabupaten Tabanan. Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab. (Muslich Basri-TA CD-CB;Deddy.S-Web Admin/Asst.MIS)