Senin, 17 Juli 2017, Rejang Lebong (Antara) –¬†Sebanyak 18 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, akan mendapatkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) periode III.

Rejang Lebong, Bengkulu – Kepala Bappeda Rejang Lebong, Zulkarnain, usai mengikuti sosialisasi Pamsimas periode III di ruang Pola Pemkab Rejang Lebong, Senin, mengatakan Program Pamsimas periode III tersebut merupakan alokasi anggaran 2016 yang baru akan dilaksanakan tahun ini.

“Program Pamsimas tahun ini akan dilaksanakan di 18 desa tersebar dalam tujuh kecamatan, dimana alokasi anggaran dalam program ini untuk 12 desa tersebar dalam tiga kecamatan dibiayai APBN, sedangkan enam desa tersebar dalam empat kecamatan lainnya dibiayai oleh dana pendamping dari APBD Rejang Lebong,” katanya.

Untuk pembiayaan Pamsimas dalam 12 desa yang bersumber dari APBN kata dia, dengan nilai keseluruhan mencapai Rp2,6 miliar antara lain tersebar dalam Kecamatan Sindang Beliti Ulu yang meliputi Desa Lawang Agung, Air Nau, Apur dan Desa Karang Pinang. Kemudian empat desa di Kecamatan Sindang Beliti Ilir antara lain Desa Lubuk Belimbing I, Suka Merindu, Sari Pulau dan Desa Sukakarya. Seterusnya empat desa dalam Kecamatan Padang Ulak Tanding yakni Desa Belumai I, Tak Toi, Desa Taba Tinggi dan Desa Air Apo.

Sedangkan untuk enam desa lainnya yang pembiayaannya bersumber APBD Rejang Lebong dengan total anggaran mencapai Rp1,4 miliar antara lain dua desa di Kecamatan Padang Ulak Tanding yakni Desa Air Kati dan Desa Belumai II, Desa Sumber Urip dan Desa Sumber Bening di Kecamatan Selupu Rejang. Desa Kayu Manis, Kecamatan Sindang Kelingi dan Desa Air Mundu, Kecamatan Bermani Ulu.

Program Pamsimas yang diterima daerah itu diharapkan nantinya bisa membantu pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi masyarakat khususnya kalangan warga tidak mampu. Berdasarkan pendataan pemerintah pusat pada 2015 lalu di wilayah itu saat ini hampir 30 persen warganya belum menikmati air bersih melalui program pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Untuk itu pihaknya menargetkan hingga 2019 mendatang kalangan masyarakat Rejang Lebong yang tersebar dalam 15 kecamatan sudah dapat menikmati air bersih dan memiliki sanitasi yang layak. (Nur Muhammad (Pakem Rejang Lebong);Editor: Musriadi (Antara Bengkulu).