Tanjungpinang – Kepulauan Riau (Kepri).  Pamsimas Provinsi Kepulauan Riau  lakukan Rapat Koordinasi (Rakor) ROMS 4 TA. 2018 di Tanjungpinang, 11-13 April 2018.  Rakor dihadiri District Coordinator (DC), Co-DC, FMA dan DEAO Pamsimas dari  5 kabupaten Pamsimas se-Provinsi Kepri, serta Tim ROMS 4 Provinsi Kepri.  Rakor pertama tahun 2018 ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Satker PAMBM (Pusat) dari hasil EGM Penguatan Kualitas dan Pemanfaatan Data SIM tahun 2018 di Jakarta beberapa waktu lalu dan dihadiri perwakilan Satker dan TA Monev NMC Wilayah Sumatera.

Rakor Pamsimas ROMS 4 dibuka secara resmi oleh Perwakilan Satker PSPAM Provinsi Kepri yang diwakili oleh Koordinator Bidang Pamsimas Rubi Indra Usmanto.   Dalam sambutannya Satker PSPAM Provinsi Kepri menyampaikan bahwa Pamsimas di Provinsi Kepri tahun 2018 telah menetapkan 53 desa Pamsimas yang akan didanai melalui APBN dan APBD.  Ia  berharap program tersebut dalam pelaksanannya dapat bisa berjalan lancer.

Lebih lanjut Rubi menyampaikan,  semua pelaku Pamsimas di kabupaten dan provinsi dituntut untuk dapat mengendalikan setiap kegiatan di tingkat kabupaten, mengejar penyelesaian target RKM dan mengawal pengusulan pendanaan RKM khusus DAK Air Minum 2019 yang saat ini sudah tahap final sebagai usulan kabupaten.  Ia  mengharapkan kabupaten memastikan data  yang terinput di SIM Pamsimas akurat dan valid serta tepat waktu yang bisa dimanfaatkan untuk keberlanjutan program.

Dalam kegiatan Rakor tersebut peserta fokus membahas dan mendiskusikan isu-isu dan permasalahan penting dalam target penyelesainnya utama dalam waktu cepat, antara lain kelengkapan data SIM, kelengkapan RKM Reguler dan HKP 2018, dokumen PJM ProAksi, pengusulan DAK 2019, penyelesaian RKM 100%, dan rencana tindak lanjut terhadap isu permasalahan tiap-tiap kabupaten yang berkaitan data SIM.  Metode kegitan dilakukan melalui diskusi, paparan, dan sharing pengalaman masing-masing kabupaten.

Pada bagian akhir Rakor diaktualisasikan dalam bentuk menyusun Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) oleh masing-masing kabupaten sesuai isu dan permasalahan, baik langkah jangka pendek maupun jangkah menengah.  RKTL yang telah disusun tersebut mendapat masukan dan pengkayaan dari TA Monev wilayah Sumatera dan Tim ROMS 4 Provinsi Kepri untuk penyelesaian yang realistis di lapangan teruma data SIM dan RKM 2018.

Rakor ditutup secara resmi oleh Perwakilan Satker PSPAM yang diwakili oleh Staf Monev Satkep PSPAM Provinsi Kepri Ellyansah.  Dalam sambutan penutupan Rakor, Ellyansah  menyampaikan, dalam waktu dekat hasil keputusan Rakor akan ditindaklanjuti  dengan kegiatan Rapat Koordinasi Gabungan semua pelaku Pamsimas baik tingkat provinsi maupun kabupaten, Pokja AMPL Kabupaten, DC, FS dan Failitator.  Kegiatan tersebut akan didanai secara sharing antara Pokja AMPL Provinsi dengan Satker PSPAM. (Antoni F Masbiran-LGS Kepri/Hartono Karyatin-Advocacy & Media Sp. NMC