Pasaman, Sumbar – Bulan Maret sejatinya menjadi bulan yang menggembirakan bagi masyarakat di lokasi desa sasaran program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun anggaran 2020 mengingat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menerbitkan surat keputusan penetapan desa. Namun yang terjadi adalah keprihatinan bersama bagi seluruh masyarakat Indonesia tidak terkecuali masyarakat di lebih dari 180 negara yang terkena dampak pandemi virus Covid-19 atau virus Corona.

Di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat, salah satu kabupaten lokasi Pamsimas tahun 2020, pelaksanaan Pamsimas menjadi dilema. Sebelum pelaksanaan Pamsimas di lapangan, ada sejumlah proses yang harus dilakukan, antara lain pleno yang melibatkan masyarakat untuk membahas RKM, penguatan Pengurus KKM dan Satlak. Namun karena situasi pandemi dan adanya risiko penyebaran Covid-19, masyarakat dan fasilitator Pamsimas pendamping masyarakat menjadi was-was.

Walau