Lingga, Kepri – “Manfaatkan potensi air bersih yang ada didesa untuk kepentingan warga. Kemudian kekayaan alam berupa air bersih yang ada dilingkungan kita perlu di jaga dan dilestarikan untuk kelangsungan hidup ada cucu kita di masa depan”, kata Bupati Lingga yang diwakili Asisten ekonomi dan Pembangunan Zainudin dalam acara pembukuaan Sosialisasi Pamsimas lll Tingkat Kabupaten di aula kantor Bupati Daik Lingga, ( Rabu, 17/5).

Menurut Zainudin, Pemerintah Daerah mempunyai komitmen untuk menurunkan jumlah penduduk yang belum mempunyai akses air minum dan sanitasi dasar. Berdasarkan UU No.32/2004 tentang Pemerintah Daerah dan UU No.33/2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemeritah Daerah, maka pemerintah daerah bertanggungjawab penuh untuk memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat dikabupaten Lingga yaitu pelayanan air minum dan sanitasi.

Wilayah Kabupaten Lingga daratan dan lautan mencapai 45.456,7162 km persegi dengan luas daratan 2.117,72 km persegi dan lautan 43.338,9962 km persegi. Wilayahnya terdiri dari 531 buah pulau besar dan kecil, sekitar 95 buah diantaranya sudah dihuni, sedangkan sisanya 436 buah belum berpenghuni. Pulaua-pulau yang sudah berpenghuni ini perlu mendapatkan pelayanan dasar yang memadai.

Sebagian besar berpenduduk miskin,  pada umumnya kemampuan mereka sangat terbatas, sehingga memerlukan dukungan finansial untuk membiayai investasi yang dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kemampuan pelayanannya kepada masyarakat, baik untuk investasi fisik dalam bentuk sarana dan prasarana, maupun investasi non-fisik yang terdiri dari manajemen, teknis dan pengembangan sumber daya manusia.

Untuk menjawab semua ini kehadiran Program Pamsimas III merupakan salah satu program dan aksi nyata Pemerintah (Pusat dan Daerah) dengan dukungan Bank Dunia, untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam menurunkan angka penyakit diare, typus, malaria, penyakit kulit, demam berdarah dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air dan lingkungan.

Terkait untuk persiapan pelaksanaan Pamsimas III Tahun 2017, diharapkan kepada Panitia Kemitraan (Pakem) benar-benar memilih lokasi yang tepat sasaran, sehingga program ini betul-betul menyentuh masyarakat yang membutuhkan kehadiran air bersih yang layak di rumah mereka. “Kalau selama ini masih menjadi mimpi bagi masyarakat untuk menikmati air di rumah mereka, dengan kehadiran program Pamsimas mimpi itu bisa menjadi nyata nantinya”, kata Zainuddin.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Lingga Said Parman selaku ketua Pokja AMPL, mengajak para peserta sosialisasi untuk bisa mengikuti acara ini dengan baik, sehingga masalah kebutuhan air dan sanitasi di tengah-tengah masyarakat bisa diatasi.

Program Pamsimas III adalah untuk meningkatkan akses  layanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin perdesaan khususnya. Meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat, Meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sanitasi yang berkelanjutan. Meningkatkan kapasitas masyarakat dan dalam penyelenggaraan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat;

Keberhasilan Program Pamsimas III di Kabupaten Lingga tidak bisa dilakukan oleh satu atau beberapa orang saja, pada dasarnya adalah program bersama yang melibatkan berbagai stakeholder, baik Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan masyarakat.

Dengan keterlibatan stakeholder dalam pelaksanaan program ini diharapkan dapat mendukung kelancaran serta pencapaian tujuan Pamsimas di tingkat kabupaten yang dilaksanakan secara lintas sektor oleh Dinas PU Cipta Karya, Dinas Kesehatan, BPMD, serta Dinas yang terkait lainnya dengan Koordinasi melalui BPPP.

Kegiatan Sosialisasi yang dilaksanaan ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi kita semua yang mengelola program Pamsimas III, terutama dalam meningkatkan komitmen kita terhadap pembangunan bidang air minum dan sanitasi untuk masyarakat secara berkelanjutan, sehingga pelaksanaan program Pamsimas III hasilnya juga diharapkan akan jauh lebih baik dibandingkan program lain yang sejenis, kata Said Parman dihadapan Kasatker Pamsimas Provinsi Kepri, 42 orang Kepala Desa, Camat, Kepala Puskesmas, dan Sanitarian, Fasilitator Senior dan Fasilitator Masyarakat .

Dalam Sosialisasi Pamsimas lll Tingkat Kabupaten Lingga ini menurut, Said Parman,  keberhasilan program ini  dapat dicapai dengan baik, apabila kita memiliki pemahaman yang sama mengenai konsep dan pendekatan program Pamsimas. Dalam pelaksanaan dilapangan program Pamsimas mengutamakan proses yang baik dalam setiap siklus yang ada. Dengan proses yang baik diharapkan, menghasilkan kerja yang baik juga. Koordinasi yang baik dari tingkat Kabupaten sampai Tingkat Desa yang tidak kalah penting adalah niatan baik, keikhlasan, dan dedikasi dari seluruh pelaku program Pamsimas di semua tingkatan, harap Said Parman.

Sekali lagi sangat diharapkan keseriusan kita bersama untuk berperan aktif mulai dari proses seleksi pemilihan desa, pelaksanaan serta pasca program untuk mendukung kesinambungan sarana yang telah dibangun dan dapat mewujudkan Pembangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat yang tepat sasaran dan berkelanjutan di Kabupaten Lingga. (Ali Imran, Distric Coordinator Lingga: Deddy S-Web Admin/Asst.MIS CMAC )