Bone Bolango, Gorontalo – Muhammad Rasulullah SAW bersabda yang mafhum-nya “Amal yang tidak terputus amal jariyah orang yang mengalirkan sungai……”  Jannah (sorga-Red) untukmu saudaraku Ir Yusep Abdullah, almarhum. Masyarakat dari 80 desa di Kabupaten Bone Bolango bersaksi engkau-‘Jenderal’ Pamsimas telah memenuhi kebutuhan air minum warga desa. Dengan izin Allah SWT engkau orang yang baik.

Demikian untaian ungkapan hati Irwan Kurniawan, ST MT, Ketua DPMU Pamsimas Kabupaten Bone Bolanggo Provinsi Gorontalo saat melepas jenazah almarhum Yusef Abdullah untuk diterbangkan ke tanah kelahiranya di Bumi Parahyangan Jawa Barat.

Yusep Abdullah adalah Koordinator Pamsimas (DC) Kabupaten Bone Bolango, adalah seorang pemimpin yang juga menjadi ayah, guru dan sahabat buat kami. Almarhum tidak pernah marah meski kami sering menjahilinya, kadang juga cerita ‘ngalor-ngidul’ (cerita kemana-mana, Red) yang selalu tak habis pikir, dibarengi tingkah laku kami yang absurd. Sosok yang sederhana, berhati hangat dan selalu percaya kemampuan timnya.

Demikian diungkapkan Novita Priska Indriani, Fasilitator Pemberdayaan program Pamsimas, rekan kerja almarhum dan menempatkan almarhum sebagai mentor yang baik.

Priska menjelaskan lebih lanjut kenangan baiknya bersama almarhum. Separuh hidup almarhum dilalui nya jauh dari keluarga untuk bekerja di wilayah terpencil sebagai pelaku pemberdayaan masyarakat.  Sekarang bapak sudah beristirahat dengan tenang, kesedihan yang kami rasakan kini sebagai pertanda kami menyayangimu. Meski jasadmu tidak lagi hadir, namun semangatmu akan selalu hidup di hati kami. Selamat jalan bapak! Sesungguhnya kita semua milik Allah SWT dan hanya kepada-Nya lah kita akan kembali berpulang. Semoga Allah SWT menempatkan bapak di tempat yang paling indah bersama orang-orang yang beriman. Salam hormat kami pak, anak-anak yang akan selalu merindukanmu.

Iskandar Miolo, Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan ‘Sumber Lestari’ Kabupaten Bone Bolango, tidak lupa mengungkapkan isi hati. Selamat jalan pahlawanku, temanku, saudaraku. Jasa dan pengabdianmu serta pengorbananmu dalam memperjuangkan setitik air untuk warga Bone Bolango tidak akan pernah kami lupakan. Insya Allah, Allah SWT akan menggantinya dengan ridho pahala yang berlimpah di akhirat nanti. Aamiin! Kami seluruh pengurus dan anggota Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan ‘Sumber Lestari’ Kabupaten Bone Bolango, benar-benar merasa kehilangan atas kepergian bapak. Kami akan melanjutkan perjuangan bapak.

Yusep Abdullah bin Apong Lukman Irawan, lahir di Bandung Jawa Barat pada tanggal 19 Januari 1968. Almarhum mengawali kariernya di program Pamsimas dari Pamsimas I (Maret 2011 – Maret 2013) dengan menjabat sebagai DMAC Bidang Pemberdayaan atau Tenaga Ahli Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo.

Pada program Pamsimas II, sekitar bulan April sampai Juni 2013, almarhum adalah pemandu pelatihan program Pamsimas di Kabupaten Boalemo. Kemudian, pada periode Juli 2013 – Agustus 2013 sebagai Fasilitator Masyarakat Bidang Pemberdayaan (FM CD) bagi Desa Replikasi di Kabupaten Boalemo. Dan posisi terakhir hingga almarhum menghembuskan nafas terakhir sebagai District Coordinator program Pamsimas III Kabupaten Bone Bolango didudukinya sejak September 2013.

Selama bertugas di program Pamsimas di wilayah Provinsi Gorontalo, almarhum menunjukkan kinerja yang baik dan sangat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango. Almarhum sangat dekat dan akrab dengan para pejabat di DPMU, Pakem, Bappeda, Dinas Kesehatan dan BPMD di Kabupaten Bone Bolango. Almarhum juga dekat dan sangat dikenal warga masyarakat di desa-desa sasaran Pamsimas.  Masyarakat di lokasi sasaran Pamsimas mengenalnya sebagai seseorang yang sabar dan suka berbagi pengalaman terkait dengan Program Pamsimas. Almarhum selalu turun ke desa untuk memastikan keberlanjutan sarana yang sudah dibangun melalui program Pamsimas.

Almarhum Yusep Abdullah meski mengindap penyakit jantung, beliau masih tetap perduli dengan pemberdayaan masyarakat, sampai akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhir di di Rumah Sakit Toto Bone Bolango dalam usia 52 tahun, pada hari Minggu (19/04) pukul 18.00 WITA. Hasil diagnosa dr Shindy H Sulistio yang merawatnya, almarhum meninggal karena Multiple Organ Failure yang disebabkan oleh gagal jantung.

Diakhir hidupnya almarhum sangat disayangi oleh semua pelaku program Pamsimas di wilayah Provinsi Gorontalo. Hal tersebut ditunjukkan banyaknya para peziarah yang merupakan koleganya di program Pamsimas saat jenazah masih di Rumah Sakit Toto Kabupaten Bone Bolango hingga mengantarkan jenazah ke Bandara Jalaluddin Gorontalo untuk diterbangkan ke tanah Jawa menuju peristirahatan terakhir di Kampung Citanjung Desa Ranca Senggang Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat.

Segenap pelaku dan pengelola program Pamsimas di Provinsi Gorontalo khususnya Kabupaten Bone Bolango merasa kehilangan atas sosok almarhum yang penuh dedikasi ikut memberdayakan masyarakat melalui program Pamsimas. Untuk itu, mereka semua mengucapkan terima kasih kepada almarhum atas dedikasi selama menopang program Pamsimas, seraya berjanji untuk melanjutkan perjuangan almarhum. Warga Gorontalo khususnya di lokasi Pamsimas akan mengenang almarhum sebagai seorang guru pemberdayaan. Mereka banyak belajar dari almarhum terkait dengan kesabarannya dalam menghadapi masyarakat desa. Semoga Allah SWT menempatkan di tempat yang layak di sisi-Nya (Irhasana-TA CDCB & Tim Fasilitator Prov. Gorontalo/Hartono KS).

Link berita duka: http://pamsimas.org/berita-duka-yusep-abdulah-dc-kab-bone-bolango-gorontalo/